Acara inti dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, Surat Al-Fatihah, yang dibawakan dengan khusyuk oleh Kiyai Suhari. Kemudian, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Shalawat Sarofal Anam oleh Lora H. Husain Ubaidillah, yang menggetarkan hati para jamaah.
Selanjutnya, Lora Sofyan membawakan pembacaan Surat Al-Jailani dengan penuh penghayatan. Tidak kalah menyentuh, Kiyai Abdur Rosid membacakan Fi Hubbi (Syair Cinta pada Rasulullah), mengingatkan kembali akan keteladanan dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian doa dan munajat dipimpin oleh Kiyai Suhari, mengiringi harapan agar seluruh umat Islam dapat meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Usai acara seremonial keagamaan, kegiatan berlanjut dengan sesi yang khusus ditujukan untuk para murid.Kepala KB Raudlatul Mutaallimin tampil di depan para murid dan wali murid untuk bercerita tentang kisah kelahiran dan perjuangan Nabi Muhammad SAW. Dengan metode bercerita yang interaktif dan mudah dicerna, beliau berhasil menanamkan nilai-nilai keteladanan dan kecintaan pada Nabi sejak dini.
Hari ini, kita berkumpul dalam sukacita untuk memperingati hari kelahiran manusia teragung, teladan abadi bagi umat manusia, Nabi Besar Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
Peringatan Maulid Nabi bukan hanya tentang seremonial dan keceriaan semata. Lebih dari itu, ini adalah momen untuk kita semua, terutama untuk anak-anak kita, untuk mengenal dan menanamkan cinta kepada Rasulullah SAW dalam hati mereka yang masih suci.
Semoga kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW membawa berkah dan membimbing kita semua, khususnya anak-anak kita, menjadi generasi yang shalih, cerdas, dan berakhlakul karimah.
Dalam sambutan penutupnya, Kepala KB Raudlatul Mutaallimin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat.
“Atas nama yayasan, kami mengucapkan ribuan terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari seluruh guru, staf, wali murid, dan tentunya murid-murid kami yang tercinta. Keberhasilan acara ini adalah bukti nyata kekuatan silaturahmi dan semangat kita bersama dalam mensyiarkan agama Allah dan mencintai Rasul-Nya,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pembagian hidangan dan makan bersama, semakin mempererat tali silaturahmi antara sekolah, wali murid, dan masyarakat sekitar. Peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan komunitas di sekitar KB Raudlatul Mutaallimin.