Sampang, 21 Agustus 2025
Tuntutan kesetaraan hak bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) non-formal kembali bergema dari Kabupaten Sampang. Sebuah lembaga PAUD setempat mengambil langkah kreatif dengan mengunggah video permohonan yang viral di berbagai platform media sosial, mendesak pemerintah untuk memberikan perlakuan yang setara dengan rekan mereka di sektor formal.
Video yang beredar luas itu menampilkan para pendidik dan murid dari KB Raudlatul Mutaallimin di Desa Jungkarang, Kecamatan Jrengik. Mereka bersama-sama menyuarakan harapan untuk mendapat kesetaraan dalam hal tunjangan, sertifikasi profesi, dan dukungan pemerintah yang lebih konkret. Aksi ini bukanlah yang pertama kali, melainkan kelanjutan dari gerakan yang telah diinisiasi sebelumnya oleh Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Sampang dan diikuti oleh pengurus di tingkat kecamatan.
Dalam video tersebut, mereka secara resmi mengajukan permohonan kepada pimpinan tertinggi negara dan legislatif, mulai dari Presiden dan Wakil Presiden RI, Anggota DPR RI Komisi X, hingga pemerintah daerah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sampang.
Tiga Poin Permohonan Utama
Inti dari permohonan yang disampaikan dalam video tersebut adalah:
1. Perubahan UU Sisdiknas: Memohon revisi terhadap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS).
2. Pengakuan Profesi yang Setara:Menuntut pengakuan resmi bahwa Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUD Nonformal adalah sebuah profesi yang setara dengan guru formal.
3. Pengakomodasian dalam RUU Baru: Berharap Rancangan Undang-Undang SISDIKNAS yang baru dapat mengatur status dan hak PTK PAUD Nonformal secara tegas, termasuk hak untuk mendapatkan tunjangan dan mengikuti program sertifikasi guru.
Mereka menyatakan keyakinannya bahwa permohonan ini akan didengar oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mengusung visi "Pendidikan Bermutu untuk Semua", demi mewujudkan sistem pendidikan nasional yang adil dan inklusif.
Dukungan Masyarakat Luas dan Harapan ke Depan
Aksi ini menuai respons positif dan dukungan yang masif dari masyarakat luas. Tagar #SampangDukungGuruPAUD dan #PAUDNonFormalBersuara ramai diperbincangkan warganet. Banyak komentar yang menyoroti peran vital dan seringkali tak tergantikan dari lembaga PAUD non-formal, khususnya dalam menjangkau dan mendidik anak-anak di daerah pedesaan dan pelosok Kabupaten Sampang.
Lembaga KB Raudlatul Mutaallimin berharap suara mereka tidak hanya menjadi viral di media sosial, tetapi juga ditindaklanjuti dengan kebijakan nyata oleh para pemangku kebijakan. Mereka menegaskan bahwa investasi pada pendidikan anak usia dini, dalam bentuk apapun (formal maupun non-formal), adalah investasi fundamental bagi masa depan bangsa.
---
Para pendidik dan tenaga kependidikan KB Raudlatul Mutaallimin bersama murid-muridnya menyampaikan aspirasi melalui video yang viral di media sosial. (Dok: Humas KB Raudlatul Mutaallimin)
